Kawan-kawan audio pasti paham apa itu reverb? efek suara yang terjadi karena adanya suara yang di pantulkan. Misal jika anda bernyanyi di kamar mandi, suara akan terdengar lebih bagus karena ada suara yang memantul / menggema. Efek gema inilah yang disebut dengan Reverb dalam bidang audio.

Pada dasarnya Audio Reverb digunakan untuk menggambarkan suatu dimensi ruang dimana sebuah sistem audio berada, misal efek suara saat kita berada di tanah lapang, dalam ruangan tertutup, Auditorium,dll. Efek reverb biasanya digunakan untuk memberikan karakter yang alami pada suatu suara oleh para Sound Engineer dalam sebuah konser atau saat pembuatan Rekaman.

Masih dalam pembahasan trik-trik reverb, kali ini Agus Hardiman memberikan tips membuat reverb untuk vocal yang bernuansa tebal dan tidak menutupi suara vocal atau instrument yang diberikan efek reverb tersebut. Ada cara dengan menggunakan teknik pengaturan send agar suara atau vocal agar tidak terlalu ter-reverb.

Agus Hardiman menjelaskan, biasanya yang terjadi saat recording penggunaan efek reverb mengikuti karakter Vokal mentah (vocal saat di record) jika volume vocal nya naik dan keras maka reverb menjadi agak besar, sebaliknya jika volume vocal nya kecil maka reverb pun akan mengecil. Jadi agar penggunaan efek reverb ini merata maka dilakukan peng-kompresian (menggunakan compressor) tidak pada vocal mentah, melainkan reverb nya lah yang akan di-Compress. Tentunya harus menguasai teknik dan pengetahuan mengenai compressor agar suara vocal tersebut bisa rata. Penjelasan mengenai compressor pernah dijelaskan sebelumnya dari kami.